Feeds:
Pos
Komentar

Jenis Surat kuasa

Surat kuasa secara umum diatur dalam KUH Perdata, buku ketiga tentang perikatan, tepatnya pada bab yang ke XVI dalam pasal 1792 menyatakan, Pemberian kuasa ialah suatu persetujuan yang berisikan pemberian kekuasaan kepada orang lain yang menerimanya untuk melaksanakan sesuatu atas nama orang yang memberikan kuasa.

Dilihat dari cara merumuskan nya, pemberian kuasa ini dibedakan menjadi dua jenis, yaitu secara khusus dan umum. hal ini sesuai dengan pasal 1795 KUH Perdata yang menyatakan bahwa Pemberian kuasa dapat dilakukan secara khusus, yaitu hanya mengenai satu kepentingan tertentu atau lebih, atau secara umum, yaitu meliputi segala kepentingan pemberi kuasa.

Dilihat dari jenis surat kuasa yang diatur dalam undang-undang dapat dibedakan menjadi 4 jenis surat kuasa, yaitu:

1. Kuasa Umum
Dalam pasal 1796 KUH Perdata, menyatakan Pemberian kuasa yang dirumuskan secara umum hanya meliputi tindakan-tindakan yang menyangkut pengurusan. Untuk memindahtangankan barang atau meletakkan hipotek di atasnya, untuk membuat suatu perdamaian, ataupun melakukan tindakan lain yang hanya dapat dilakukan oleh seorang pemilik, diperlukan suatu pemberian kuasa dengan kata-kata yang tegas. Titik berat kuasa umum, hanya meliputi perbuatan atau tindakan pengurusan kepentingan pemberi kuasa. Contohnya: seorang manager suatu perusahaan yang diberikan kuasa bertindak untuk dan atas nama perseroan terbatas (PT) berdasarkan surat kuasa dari Direktur PT, dia dapat melakukan tindakan yang mewakili Direktur tersebut untuk melakukan hal yang dipersyaratkan dalam pasal 1796 KUH Perdata tadi, seperti salah satu contoh berdasarkan pasal tadi yaitu melakukan pemindahan barang-barang produksi dari satu tempat ke tempat yang lain, atau juga tindakan-tindakan seperti transaksi jual-beli tergantung dengan batas dalam kuasa yang diberikan. namun, ditinjau dari segi hukum, untuk surat kuasa ini tidak dapat digunakan dalam sidang di pengadilan. Sebab, sesuai dengan ketentuan lain yang termuat dalam pasal 123 HIR (HERZIEN INLANDSCH REGLEMENT) / pasal 147 RBg (REGLEMENT TOT REGELING VAN HET RECHTSWEZEN IN DE GEWESTEN BUITEN JAVA EN) yang menyatakan bahwa untuk dapat tampil di depan pengadilan sebagai wakil pemberi kuasa, penerima kuasa harus mendapat surat kuasa istimewa (khusus). Jadi berhubung kepada contoh tadi, apabila terjadi permasalahan hukum pada PT tersebut dan masuk ke dalam persidangan dipengadilan, maka sang manajer tidak dapat bertindak mewakili PT tersebut kecuali kepadanya telah diberika surat kuasa khusus.

2. Kuasa Khusus
Dalam surat kuasa ini, pemberian kuasa  dilakukan secara khusus, yaitu hanya mengenai suatu kepentingan atau lebih. Bentuk inilah yang menjadi landasan pemberian kuasa untuk bertindak di depan pengadilan mewakili kepentingan pemberi kuasa sebagai pihak principal. Namun untuk dapat digunakan dalam persidangan, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi dalam pembuatan surat kuasa khusus ini, tidak bisa hanya mengiktui ketentuan sesuai dengan pasal 123 HIR ayat (1), yang menyatakan Bilamana dikehendaki, kedua belah pihak dapat dibantu atau diwakili oleh kuasa, yang dikuasakannya untuk melakukan itu dengan surat kuasa khusus, kecuali kalau yang memberi kuasa itu sendiri hadir. Penggugat dapat juga memberi kuasa itu dalam surat permintaan yang ditanda tanganinya dan dimasukkan menurut ayat pertama pasal 118 atau jika gugatan dilakukan dengan lisan menurut pasal 120, maka dalam hal terakhir ini, yang demikian itu harus disebutkan dalam catatan yang dibuat surat gugat ini. Apabila kita lihat dari makna yang terkandung pada pasal tersebut dari sudut pandang pengaturan pembuatan pemberian kuasa, surat kuasa khusus dalam format pasal ini sangat lah sederhana, hanya dengan memberikan judul khusus pada surat kuasa, kemudian dibuat dalam bentuk tertulis. Bentuk yang terlalu sederhana ini dalam perkembangan sejarah peradilan di Indonesia dinilai sudah tidak tepat lagi, sehingga dilakukan lah penyempuranaan oleh MA melalui SEMA (surat edaran Mahkamah Agung) tentang ciri surat kuasa khusus yang benar-benar dapat membedakannya dengan surat kuasa umum. Dalam perkembangan nya SEMA ini juga mengalami beberapa pergantian, dimulai dari SEMA No.2 Tahun 1959, sampai dengan yang terakhir SEMA No. 6 tahun 1994, 14 Oktober 1994. Dalam SEMA yang terakhir, pada dasarnya lebih kembali menyerupai dengan syarat pembuatan surat kuasa khusus yang diatur pada SEMA No.02 Tahun 1959, karena SEMA ini dianggap lebih tepat untuk penyempurnaan ciri dari surat kuasa khusus dibanding dengan SEMA setelahnya -sebelum SEMA terakhir-. Persyaratan pembuat surat kuasa khusus menurut SEMA ini yaitu:

  • Dalam surat kuasa khusus harus menyebutkan dengan jelas dan spesifik surat kuasa, untuk berperan di pengadilan
  • Menyebutkan tentang kompetensi relatif
  • Menyebut identitas dan kedudukan para pihak secara jelas, dan
  • Menyebut secara ringkas dan kongkret pokok dan obyek sengketa yang diperkarakan.

Dan seluruh syarat diatas bersifat kumulatif. Apabila ada salah satu dari syarat diatas tidak dipenuhi, maka akan mengakibatkan kuasa tidak sah (yang pastinya hal ini juga akan menyangkut hal lain yang berkenaan).

3. Kuasa Istimewa
Surat kuasa istimewa diatur dalam pasal 157 HIR (pasal 187 RBg), yang menyatakan Sumpah itu, baik yang diperintahkan oleh hakim, maupun yang diminta atau ditolak oleh satu pihak lain, dengan sendiri harus diangkatnya kecuali kalau ketua pengadilan negeri memberi izin kepada satu pihak, karena sebab yang penting, akan menyuruh bersumpah seorang wakil istimewa yang dikuasakan untuk mengangkat sumpah itu, kuasa yang mana hanya dapat diberi dengan surat yang syah, di mana dengan saksama dan cukup disebutkan sumpah yang akan diangkat itu. Dari hal tersebut, kita bisa lihat bahwa surat kuasa ini baru bisa digunakan dalam pengadilan apabila seseorang dalam melakukan sumpah nya di pengadilan berhalangan dengan sebab yang penting -contohnya dalam kondisi sakit-. Jadi, entang lingkup tindakan yang dapat diwakilkan berdasarkan kuasa istimewa , hanya terbatas:

  • untuk mengucapkan sumpah tertentu atau sumpah tambahan sesuai aturan perundang-undangan,
  • untuk memindahtangankan benda-benda milik pemberi kuasa, atau meletakan hipotek (hak tanggungan) diatas benda tersebut,
  • dan untuk membuat perdamaian dengan pihak ketiga.

Untuk kuasa istimewa ini dalam pasal diatas dinyatakan bahwa hanya dapat diberikan dengan surat yang sah. Untuk surat sah sendiri, diberikan tafsir oleh para praktisi hukum, adalah surat yang berbentuk akta otentik. Dengan kata lain, pembuatan surat ini harus dibuat dalam akte notaris dan ditegaskan dengan kata-kata yang jelas, mengenai tindakan apa yang hendak dilakukan oleh penerima kuasa.

Secara kesimpulan, surat kuasa istimewa ini memiliki dua syarat untuk dianggap sah, yaitu bersifat terbatas (limitatif) dan bentuk akte otentik.

4. Kuasa Perantara
Surat kuasa perantara disebut juga agen (agent). Dalam hal ini pemberi kuasa sebagai principal memberi perintah (instruction) kepada pihak kedua dalam kedudukannya sebagai agen atau perwakilan untuk melakukan perbuatan hukum tertentu dengan pihak ketiga. Apa yang dilakukan agen, mengikat principal sebagi pemberi kuasa, sepanjang tidak bertentangan atau melampaui batas kewenangan yang diberikan. Kuasa ini berdasar dengan pasal 1972 KUH Perdata yang mengatur secara umum tentang surat kuasa, dan pasal 62 KUHD yang menyatakan Makelar adalah pedagang perantara yang diangkat oleh Gubernur Jenderal (dalam hal ini Presiden) atau oleh penguasa yang oleh Presiden dinyatakan berwenang untuk itu. Mereka menyelenggarakan perusahaan mereka dengan melakukan pekerjaan seperti yang dimaksud dalam pasal 64 dengan mendapat upah atau provisi tertentu, atas amanat dan atas nama orang-orang lain yang dengan mereka tidak terdapat hubungan kerja tetap.  Sebelum diperbolehkan melakukan pekerjaan, mereka harus bersumpah di depan raad van justitie di mana Ia termasuk dalam daerah hukumnya, bahwa mereka akan menunaikan kewajiban yang dibebankan dengan jujur.

Demikian jenis-jenis surat kuasa yang diatur dalam peraturan perundang-undangan. Semoga dapat membantu, dan mohon apabila ada kesalahan dan terjadi perubahan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku dapat diberikan komentar dan kritik nya sehingga penulis dapat memberikan informasi yang tidak menyesatkan.🙂

“Beware of false knowledge; it is more dangerous than ignorance.”

-George Bernard Shaw-

wpid-1356756356068

nama nya Bluwe, dengan hati yang berwarna merah selalu setia untuk selalu mengingatkan!

Ini dia, mural sederhana dr gw. gambar ini di buat untuk nutupin bekas tangan yg dari lilin maenan yang ditempel di dinding kamar (-klo diliat secara detail, di gambar itu masih terlihat sedikit gambar ceplakan tangan di dekat hati mural nya-). Setelah lilin maenan nya dicopot, bekas lem dr lilin nya bikin cat terkelupas. Jadi daripada keliatan jorok dinding nya, sekalian aj dicat pake cat sisa yang ada.

Inspirasi kata2 nya yg digambar itu gw buat gara2 bnyk yg suka lupa nutup lemari, setelah ambil baju atau celana. yg kadang bikin nyamuk pd bersarang di dalam, dan akhirny gw jg yg tersiksa. Gw jadi bulan2an nyamuk ganas dan lapar pas gw lg tidur. Sebenernya gw ga mw nyalahin orang-orang yang lupa menutup lemari, mungkin mereka terburu-buru, mengejar waktu. Tapi, kan harus ada yg disalahin atas pesta pora nya nyamuk-nyamuk menghisap darah gw. Klo gw nyalahin nyamuk nya yang mungkin terlalu rakus ngambilin darah gw, itu berarti ada yang salah dengan yang terganggu dengan kejiwaan gw  (jd untuk membuktikan jiwa gw msh normal, gw dalam hal ini ga nyalahin si nyamuk2 rakus itu). berbicara kembali ke lemari yang terbuka, situasi dikamar gw bertambah aneh sejak kaca jendela kamar gw yang pecah. Ga tau apa karena terlalu reyot atau ada hal lain, yang pasti kaca bagian bawah jendela kamar itu sekarang sudah tinggal kenangan. dan dua hal ini sempet membuat seekor kucing betina, bw 2 anaknya masuk kedalam lemari gw. kucing itu menyelundup masuk melalui jendela kamar gw td, dan beristirahat dengan nyaman di dalem lemari, tepat nya dibagian paling bawah lemari yang berisi jaket2 tebel. hal yg menurut gw agak aneh bin ajaib, bisa2 nya tuh kucing cari spot yang ampe mendetail bgitu. Dan karena ga mw ngulang kejadian yg sama, gw buat lah gambar ini untuk mengingatkan si pembuka lemari untuk menutupnya kembali. so..please, dont forget to close it again. I know you can!

image

penampakan jendela yg udah bolong, ga ada kacanya lagi, dengan sedikit rasa kreatif bercampur malas akhirnya ditempel sementara pake lakban coklat, dan seiring waktu lakban nya mulai pada copot. angin pun kembali masuk, tapi semoga kucing nya udah lupa jalan masuk rahasia ini. semoga!

Langit Pagi di Pondok Gede

Yap..hari ini, pagi-pagi buta gw disuruh nyokap, nganterin my oldest brother ke halte busway terdekat dari rumah,  yaitu halte busway taman mini. Jam 05.30, motor gw panasin. sambil nungguin abang gw yg lg mempersiapkan barang-barang yang mw dibawa kekantor nya, gw cb ngilangin kantuk dgn meminum segelas kopi luwak white coffe. Belum abis setengah gelas kopi gw seruput, abang gw udh ready. Mengajak beranjak pergi. Mata rasa nya ga rela buat perjalanan ini, tapi apa boleh buat. Singkat kata akhirnya gw mulai meng-gas motor dan menjalankan misi yang tergolong misi yang berat, buat seseorang yang abis bergadang sampe pagi buta.

Diperjalanan, udara dingin menyelimuti. Jaket merah item tebel yg gw pake masih belum sanggup untuk membuat badan tetep hangat. Ditambah jalan yang sepi, membuat gas motor dipacu lebih kencang dr biasa nya agar bs cepat sampai di tujuan. Alhasil, angin makin menambah dingin nya pagi ini.

Ga sampe setengah jam, akhrny sampe lah di halte busway. Ternyata, tujuan kita berubah sedikit dr rencana awal, kita berhenti di halte busway pinang ranti. Soal alesan nya setelah gw tanya, katanya karena yg nunggu di taman mini terlalu rame. Jadi makin lama dapet busway nya. Padahal waktu itu jam di motor, masih jam 06.00 pagi. Gw berpikir sejenak -buset..jam enam aja udah rame-. Ga mau terlalu lama menghabiskan waktu, abng gw lgsg jalan masuk kedalam halte busway dan gw pun langsung tancap gas. pulang ke rumah dan mencoba langsung tidur.

Ditengah perjalanan pulang, gw cb ambil jalan yang lebih tenang. Masuk perumahan taman pondok, buat nge hindarin macet di pasar pondok gede. Yang klo dipagi hari, banyak pasar dadakan di pinggir jalan deket polsek pondok gede dan itu terkadang bikin lalu lintas lebih rame dan kacu balau -bayangin aje, pasar ga dipinggir jalan aja udah ribet, apalagi ini dipinggir jalan-. Sampe di lapangan wisma kusuma indah, gw jalanin motor secara pelan. Coba menikmati udara pagi. Meresapi indah nya mentari -sebenernya gw jg ga mw jalanin motor cepet2 klo agak ngantuk, td karena buru2 aj nganterin abang gw- motor berjalan pelan dikisaran 5km/jam. Santai karena juga jalan masih sepi. Lagi santai menikmati pagi ga sengaja mata menatap ke atas kelangit dan ternyata langit pagi itu menyajikan keunikan tersendiri bwt gw. Awan berwarna orange ke merahan, terkena sinar matahari pagi yang baru mulai bersinar. gw langsung mematikan motor dipinggiran jalan yang masih sepi. sejenak mwnikmati pagi itu. Ambil handphone dan…click..

image

Dalam sesaat, indah nya langit pagi itu sudah tersimpan di dalam memori hape. Gw hirup dalam2 udara pagi itu, segar dan sungguh menenangkan. Beberapa saat kemudian gw melanjutkan perjalanan pulang sambil tersenyum. Indah nya pagi ini.

Malam minggu dan kopi diskon

Malam minggu, apalagi kegiatan klo bukan malam mingguan. Layaknya muda mudi yang sedang berpacaran, gw jalan ma pacar hangout di plaza semanggi. Sebenernya klo boleh jujur, istilah hang out cm dipake di 10menit awal saat sampe di plasa semanggi, di mana gw parkir motor, trus lgsg ke starbuck (-ini jg ke starbuck karena lg ada promo diskon 50%, dgn membawa tumbler khusus yg memang dibawa dr rmh. Terakhir promo hari ini, tgl 22 Desember. Soalnya cm stiap tgl 22 dan periode promo cuma sampe akhir tahun. Jd inti nya, mang udah niatan awal minum kopi diskon, tnpa diskon kykny gw msh blm rela ngeluarin biaya untuk secangkir kopi berkualitas-) kemudian 3 mnit awal ngobrol bwt pilih kopi dan nunggu pesenan, 7 mnit sisanya ngobrol ttg rasa minuman dan sejarah gmn dia bs dapet tumblernya. Setelah itu, gw ditinggal sendiri karena dia mw blanja baju, katanya baju nya mw dipake buat dipake ke pesta bos nya besok. Yah tapi, gw lbh seneng bgini drpd kaki gw harus jd korban gara2 harus jalan mondar mandir kesana kemari, yang klo bs diitung mungkin jalan mondar-mandir kyk gitu udah setara jakarta-bogor jalan kaki. Jadi, disinilah saya. sendiri minum starbuck. Dimalam minggu yang hujan ini.

Tumbler Ajaib, yang bisa membuat harga menjadi turun. Memotong harga menjadi setengah harga normal. Sayang, kesaktian nya cuma bisa sampai akhir tahun 2012

Tumbler Ajaib, yang bisa membuat harga menjadi turun. Memotong harga menjadi setengah harga normal. Sayang, kesaktian nya cuma bisa sampai akhir tahun 2012

Hari sebelumnya, jumat siang cewe gw nelpon. Ngasih info klo dia dapet undangan dari bos nya. Ga berapa lama ngobrol, akhirnya sampai ke pokok permasalahan. Kurang lebih percakapan nya begini. “Yank..aku td dapet undangan bagus deh..simpel, tapi keliatan eksklusif banget. Isinya cm satu lembar, trus didepan nya ada tulisan -Kami tidak menerima hadiah apapun, kecuali doa dan restu nya”. Gila, tumben bnget ya yank, ada undangan yg ga minta hadiah, padahal biasanya kan malah sebaliknya ya. Ga ada undangan, tapi ngarepin hadiah. Ya kan ay?”, gt kata cewe gw antusias ngasih tau ke gw lwt tlpon. Gw yang baru bangun dan masih dengan mata yang semaput langsung jawab:”Mang anak siapa yg sunatan?!”. Pacar gw lgsg ngoceh:”helloooo..bumi kepada bulan..tolong segera direspon! ayank, konsen dong..klo jd polisi udah kabur dah maling nya!”. Ini undangan nikahan, mang sapa yang sunatan sh!”. Gw yg msh agak ngantuk dengan tenang menjawab,”owh..anak polisi, mang kamu pnya kenalan polisi?!”. Setelah gw jawab bgitu, suara telpon hening. ampe kurang lebih 1 menitan. Sampe gw bertanya2 dalem hati, apa nh telpon udah diputus yak?! Ga berapa lama rasa penasaran didalem hati, dia langsung hilang bgitu cewe gw bilang:”ayank..udah?!”.

Denger kata- kata seperti itu, gw lgsg kesadar. merinding menghinggapi. ada aura yang kurang enak gw rasa dari ujung telpon sana. gw langsung duduk dan mengucek mata dengan segera. “Oia..gmn?”, jawab gw. “Gini anak nya bos kawinan hari mnggu. Kamu bs dtg ga?”tanya cewe gw. Langsung aj gw jawab,”Ga bs, gw ga mau ah..kurang pede klo ke kawinan para bos. lagian gw ga punya jas. blm lagi sepatu nya kemarin kena ujan. motor gw jg blm diservis. trus ikan di aquarium klo gw tinggal suka galau, ntar klo dy bunuh diri ke wajan berisi minyak panas gimana?!, ditambah lagi jalan ketempat kawinan biasa nya macet parah, lagian makanan nya ga bisa dibawa pulang, jd ga enak, truss….”. Belum selesai gw selesain seribu alesan buat ga dtg, cewe gw lgsg memotong: “Ya udah, klo ga mau dtg gpp. Tp klo temenin aku bsk cari baju bs kan?! .skakmat. kata-kata yang langsung menusuk jantung pertahanan lawan klo di ibarat sepakbola. akhirnya keluar kata-kata :”iya..klo nganter beli baju..aku bisa kok!’. entah karena tertekan aura dari penghujung telpon atuau memang ada niat dari dalam hati, yang pasti  dari situlah unsur sebab-akibat itu dimulai. Dimana ini yang menjelaskan keberadaan gw disini, saat ini.